Selamat Datang di Website Resmi Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur

Artikel

Ekonomi Di Desa Glinggang

11 Oktober 2021 14:07:00  Administrator  414 Kali Dibaca  Ekonomi Produktif

Ekonomi Produktif Desa Glinggang

Ekonomi merupakan salah satu bidang pengkajian yang berusaha menyelesaikan masalah asas kehidupan manusia dengan cara mempersatukan segala sumber ekonomi yang ada berdasarkan teori serta prinsip ekonomi yang dinilai efektif dan efisien. Kegiatan produksi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untu menghasilkan suatu barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari hasil produksi akan melahirkan suatu produk. Produk inilah yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau konsumen.

Sebagian besar penduduk Desa Glinggang ber mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani,. Pertanian paling tepat dengan didampingi dengan peternakan, baik peternakan skala besar maupun skala kecil, serta terdapat beberapa UMKM di Desa Glinggang. Pada program 6 tahun kedepan diprioritaskan pada peningkatan ekonomi masyarakat dalam bidang peternakan, pertanian maupun usaha-usaha ekonomi kreatif yang memiliki daya saing, sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara saat ini ada pandemi perekonomian turun, belum bisa direalisasikan tahun tahun sebelumnya sudah ada event-event budaya mulai tahun 2017,dikarenakan pandemic covid-19 event itu batal, mata pencaharian penduduk sini yakni mayoritas petani, setelah masa tanam ada waktu luang, untuk produksi UMKM misal konveksi. Rencana desa glinggang tahun ini ada upaya akan membuat bumdes smart. Sudah disosialisasikan kepada masyarakat untuk berkontribusi, modelnya seperti tanam saham. Selain itu ada upaya desa dibidang peternakan dan pengembangan UMKM, untuk bumdes smart belum bisa direalisasikan karena anggarannya terfokus untuk dana bantuan BLT pandemic covid-19 ini. Untuk kedepannya jika bumdes smart bisa berjalan, UMKM itu akan bernaung dibawah bumdes.

Banyak UMKM di Desa Glinggang yang sudah berkembang. Seperti UMKM yang berproduksi tas, konveksi, batik, dan lain sebagainya. Masyarakat desa rata-rata memelihara hewan ternak namun untuk skala besar hanya beberapa orang saja. Masalah untuk saat ini yakni pupuk dikarenakan langka, mahal. mungkin ada usulan atau upaya untuk memproduksi pupuk sendiri.

1. USAHA KERAJINAN ANYAMAN TAS PLASTIK

Kerajinan tas anyaman plastik menjadi salah satu usaha yang tetap mampu bertahan ditengah pandemi covid-19 ini. Hebatnya, permintaan tas anyaman plastik masih stabil walaupun dimasa pandemi covid-19 yang membuat banyak perekonomian menurun. Kondisi tersebut dirasakan oleh Ibu Puji dan suami. Ibu Puji ialah pengrajin tas anyaman plastik yang bertempat tinggal di Desa Glinggan wetan Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Menurut mereka pandemic covid-19 tidak terlalu banyak mempengaruhi usaha yang mereka jalankan selama 6 tahun belakangan ini.

eko2

            Pandemi covid-19 ini memang ada pengaruh terhadap penjualan tas anyaman plastik, namun masih ada pemesanan dalam jumlah besar walaupun ada sedikit penurunan” Ucap bu Puji. Penjualan tas anyaman bisa sampai ke luar Negeri dengan bantuan saudara seperti di Hongkong dan Jepang. Asal usul pembuatan tas anyaman, bu Puji sendiri mempelajari secara otodidak. Bahan untuk tas itu sendiri bermacam-macam tergantung jenis tas, ada yang berbahan jali-jali dan ada yang berbahan plastik kaca. Untuk tingkat kesulitan pembuatan tas anyaman menurut bu Puji lebih sulit yang berbahan jali-jali. Dalam sehari biasanya beliau menghasilkan bisa sampai 20 tas tergantung jenis tas.

eko4

            Untuk pembuatan tas biasa dibantu beberapa saudara bu Puji. Peminat paling laris yakni tas yang berukuran sedang yang biasa digunakan untuk souvenir bayi, dan manten. Harga tas anyaman berkisar Rp.6.000 s/d Rp.50.000-an yang dibilang harga masih bersahabat. Pemasaran itu sendiri dipasarkan langsung di pasar lokal sekitar Glinggang, dan ada yang langsung ke rumah produksi tas.

eko3

 

2. Ekonomi Produktif usaha kerupuk “ Mekarsari”

Kerupuk menjadi salah satu makanan yang tidak boleh dilewatkan saat bersantap. Kerupuk memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang sangat renyah saat digigit. Rasa kerupuk yanag tampil nikmat menjadikan makanan ini begitu saat popular. Muli dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai kerupuk. Permintaan kerupuk di pasaran memang tergolong tinggi. Dimana kerupuk ini digandrungi banyak orang sehingga kebutuhan kerupuk sangat besar di tengah masyarakat. Tingginya peminat kerupuk membauat peluang bisnis kerupuk ini sangat menguntungkan. Peluang dalam bisnis kerupuk dapat dikatakan menjadi salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Salah satunya desa Glinggang yang memanfaatkan peluang bisnis tersebut.

krupuk2

Bisnis kerupuk tersebut dijalankan oleh Bu Ayu yang tinggal di Desa Glinggang wetan RT 02 RW 01 dari tahun 2019 sampai sekarang. Dalam pembuatan kerupuk bu Ayu dibantu oleh keluarga dan tambahan 1 pegawai. Meskipun adanya pandemic covid-19 usaha kerupuk ini tetap berjalan dengan lancar dan tidak membuat bu Ayu patah semangat untuk menjalankan usaha tersebut. Beliau terinspirasi dari sanak saudara yang bertempat tinggal di Jenangan. Untuk bahan kerupuk sendiri bu Ayu membeli dalam jumlah besar di bonang tempat langganan bu Ayu. Bahan dasar pembuatan kerupuk dari tepung terigu dan kanji. Terdapat beberapa cara pembutan kerupuk mekarsari yakni, pertama mencampurkan bahan dasar lalu menuangkan ke Loyang dan di oven selama kurang lebih 3 jam lamanya. Setelah itu melepaskan adonan dari Loyang dan ditunggu sampai kenyal. Untuk tahap terakhir dipotong lalu dikeringkan. Untuk pembuatan kerupuk itu sendiri ada cara tersendiri yang berbeda dari yang lain. Dan itulah yang membuat kerupuk mekarsari banyak peminatnya.

krupuk1

Dalam seminggu bu Ayu biasa melakukan 3 kali produksi, dan dalam sehari bu Ayu bisa menghasilkan  sampai 1,5 kwintal adonan. Berbeda jika saat musim hujan, produksi kerupuk lebih sedikit dari biasanya dikarenakan kendala dari penjemuran kerupuk itu sendiri. Kerupuk ini bisa tahan sampai 3 bulan, hal tersebut bisa dipertimbangkan oleh pedagang yang menjual kembali kerupuk tersebut. Produk kerupuk bu Ayu memasarkan ke grosir dan bisa secara ecer. Untuk harga satu pcs ukuran 5kg seharga Rp. 45.000,- sedangkan untuk ukuran 4kg seharga Rp.36.000,-.

CONTACT PERSON 0821-4324-2408 BU AYU

 

3. EKONOMI PRODUKTIF – NASYA KONVEKSI

Usaha konveksi adalah satu bidang usaha di mana menawarkan produksi pakaian secara massal, atau dalam artian lain partai besar sesuai permintaan. Adapun, produk yang biasanya dihasilkan dari sebuah usaha konveksi adalah seragam organsasi/sekolah, jasket, jaket, kemeja dan lainnya. Tidak hanya digunakan untuk melindungi tubuh, bahkan pakaian juga dapat digunakan sebagai atribut identitas. Tak sedikit pengusaha pemula yang merintis bidang ini. Alasannya sendiri karena pakaian adalah kebutuhan pokok manusia.

konveksi3

Salah satunya Pak Yatkun yang bertempat tinggal di jln. Kepunden RT 01 RW 01 Desa Glinggang Kulon, Sampung Ponorogo. Awal mula beliau mendirikan usaha konveksi tersebut, beliau bekerja di sebuah perusahaan konveksi Sakura di Tonatan selama 11 tahun. Dan terinspirasi untuk membuka usaha sendiri, beliau memulai usahanya pada tahun 2018 bertepatan dengan acara Glinggang Village sampai sekarang. Beliau juga mendapat dukungan dari guru dan masyarakat sekitar, bentuk dari dukungan tersebut yakni membantu mempromosikan melalui mulut ke mulut.

konveksi2

            Pak Yatkun mempunyai 5 pekerja,kegiatan produksi di mulai jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore. Konveksi pak yatkun ini biasanya menerima jasa border,pembuatan almamater,jasket, dan kaos. Untuk pemasaran konveksi Nasya ini haya menerima pesanan. Untuk kaos  bordir dibandrol dengan harga Rp. 75.000 dengan jenis kain 24s untuk jenis kaos 30s dibandrol dengan harga Rp.65.000. untuk jenis kaos 30s sangat cocok untuk kalangan remaja dengan bahan yang nyaman dan tidak panas.

Adanya pandemic tidak mengganggu berjalannya usaha tersebut karena selama pandemic produksi dialihkan untuk membuat masker dalam jumlah yang besar. Selama 3 bulan bisa menghasilkan 1000 masker dan harga per masker hanya Rp. 3000, berbeda dengan harga ditempat lain.

Untuk pemesanan bisa menghunungi :

085334452887 ( P. Yatkun )

 

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : Jl. Timbul Jaya No. 02
Desa : Glinggang
Kecamatan : Sampung
Kabupaten : Ponorogo
Kodepos : 63454
Telepon :
Email :

Aparatur Desa

Back Next

Sinergi Program

PRODESKEL PEMKAB PONOROGO UNMUH PONOROGO
SISKEUDES

Agenda

Statistik Penduduk

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:89
    Kemarin:151
    Total Pengunjung:106.594
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:216.73.216.0
    Browser:Mozilla 5.0

JADWAL SHOLAT & IMSAK

  • Imsak: Imsak:
    Subuh: Subuh:
    Terbit: Terbit:
    Dhuha: Dhuha:
    Dzuhur: Dzuhur:
    Ashar: Ashar:
    Maghrib: Maghrib:
    Isya: Isya:

Komentar Terbaru